Tuaian Yang Mengecewakan

9/25/2005
Jika saya ingin mengetahui segalanya tentang berkebun, saya akan bertanya kepada sahabat saya, Mel, si Ahli Perkebunan. Mel tidak perlu pergi berbelanja setiap hari karena ia memiliki supply cukup banyak di halaman belakangnya yang sangat terkenal. Beberapa waktu lalu, Mel sibuk menceritakan buah-buah raspberry yang sangat mengundang selera yang tumbuh di hutan kecil dekat rumahnya. Tetapi, mengapa harus pergi ke hutan untuk mengambil raspberry kalau kita dapat menanamnya sendiri di kebun belakang, bukan?

Ketika Mel mencobanya, barulah ia sadar. Di dalam hutan tersebut, dimana Tuhan sendiri yang menumbuhkannya, buah-buah raspberry itu dapat berbuah banyak dan berukuran besar. Tetapi di kebun belakang Mel, pohon-pohon yang sama menghasilkan lebih sedikit dan lebih kecil buah raspberry.
Kawan saya, ketika sedang memikirkan buah-buah raspberry tersebut, berkata kepada saya, "Pohon-pohon itu dihasilkan lebih baik ketika bertumbuh sesuai dengan cara Tuhan." Dan pernyataan itu berlaku untuk hal lain juga selain buah raspberry. Bahkan, kenyataan itulah yang menjelaskan mengapa kadang-kadang hasil yang kita terima tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Allah menunjukkan perbedaan antara cara-Nya dengan cara saya dalam Yesaya 50:10-11:
"Siapa di antaramu yang takut akan TUHAN dan mendengarkan suara hamba-Nya? Jika ia hidup dalam kegelapan dan tidak ada cahaya bersinar baginya, baiklah ia percaya kepada nama TUHAN dan bersandar kepada Allahnya!Sesungguhnya, kamu semua yang menyalakan api dan yang memasang panah-panah api, masuklah ke dalam nyala apimu, dan ke tengah-tengah panah-panah api yang telah kamu pasang! Oleh tangan-Kulah hal itu akan terjadi atasmu; kamu akan berbaring di tempat siksaan."

Gambaran yang diberikan disini bukanlah cara bagaimana menghasilkan tuaian yang baik, tetapi bagaimana cara menghadapi masa-masa kegelapan, yang membingungkan, masa-masa sulit.. tetapi prinsip dasarnya tetap sama. Satu cara adalah untuk tetap bersikap tenang dan bersandar kepada Tuhan agar semua hal dapat berjalan dengan baik. Cara yang lain adalah dengan mencoba menyalakan sumber terang Anda sendiri - mencoba melakukan hal dengan kekuatan Anda sendiri.

Bagi kita yang selalu berusaha mengatur segala sesuatu dengan cara kita sendiri (control freak), menyalakan sumber terang kita sendiri adalah salah satu hal yang paling berbahaya dalam kehidupan kita, bahkan dapat dikatakan sebagai salah satu sumber kesakitan dan frustrasi yang paling besar. Kita tidak dapat menunggu waktu Tuhan. Kita tidak dapat mempercayai bahwa Tuhan yang akan menyelesaikan segala sesuatunya.

Allah mungkin akan membutuhkan partisipasi dari kita sedikit, tetapi kita harus mengesampingkan segala kepintaran otak, target dan rencana, skema, keahlian, dan usaha kita. Allah dengan tegas selalu mengingatkan bahwa jika kita terlalu memaksakan diri sendiri, justru kita akan gagal. "Kamu akan berbaring di tempat siksaan."

Ingat selalu buah-buah raspberry. Ketika Anda berusaha untuk melakukan sesuatu di tempat Anda, dengan cara Anda, hasilnya akan kecil. Tetapi ketika Anda membiarkan Allah yang melakukannya, di tempatNya dan sesuai dengan waktuNya, Anda akan terkagum-kagum dengan hasil tuaian yang besar!
 
posted by Unknown at 11:49 AM, |

0 Comments: